Ini gambar dari kejauhan. Orang-orang semarang si nyebutnya “Brown Canyon”. Sebenernya masih jarang-jarang orang kesini, buat nemuin tempat ini aja susah. TApi gak masalahkan kalo ini saya jadikan tempat wisata di Indonesia ?
Mengekplore tempat wisata itu susah juga. Tapi gimana ya? Saya mau nyebut ini tempat wisata, nyatanya bisa iya, bisa juga nggak. Yasudahlah, anggap saja ini tempat wisata bagi yang mau berwisata kesana.
Keliatannya aja ini kecil, padahal… tempatnya luas, besar dan tinggi guys ! Penuh pengorbanan buat kesana, lebih mirip muncak kalo kita kesana. Disini kita bisa dapetin banyak filosofi loo.. salah satu yang saya jumpai dibrown canyon itu adalah, danau yang terperangkap di tengah tebing. Yang sebenernya tempat itu gersang dan panas banget. didekat sana juga ada tambang, entah tambang apa. Tapi banyak alat-alat besar yang mencapai kesana. Saya yang bawa motor saja susah, apalagi alat-alat besar seperti kolbe ?? Semoga mereka semua selamat dehh. Aamiin.
Buat tempat satu ini saya nggak bisa menjelaskan apa-apa, jadi kalian lihat saja gambar-gambar yang sudah saya ambil disana yaa.. selamat menikmati.
Karimun jawa itu objek wisata dan bermain yang paling tepat !! Untuk menenangkan diri pula sangat tepat.
Welcome in Karimun jawa !! Mau tau serunya karimun jawa?? Ini dia tempat ternyaman dan terseru untuk kumpul bersama keluarga dan sahabat. Tapi ada juga saat dimana para pelancong terjebak dikarimun jawa karena buruknya cuaca.
Dihadang cuaca buruk pada libur Lebaran lalu, ratusan wisatawan tidak maumenyeberang ke Pulau Jawa dari Karimun Jawa. Tak ada kapal penyeberangan dan para wisatawan terjebak di Karimun Jawa hingga 10 hari. Beberapa wisatawan menceritakan kisahnya ketika terjebak di Karimun Jawa.
Para wisatawan yang terjebak di Pulau Karimun Jawa terdiri dari wisatawan lokal dan mancanegara. Para wisatawan lokal datang dari Jakarta, Surabaya, Blitar, Yogyakarta, dan Solo. Sementara para wisatawan mancanegara datang dari Perancis, Spanyol, Jerman, dan negara-negara wilayah Eropa lain.Kasian sekaligus hebat ka guys ? Saya sendiri jika hal itu terjadi maka bergembiralah dunia. Hahaa.. menyenangkan jika ada hal-hal yang tiba-tiba terjadi tanpa perhitungan kita, sekaligus kaget juga sii.. tapi tak ada salahny kita berkeliling mencari hal-hal yang baru disana. Apa lagi di karimun jawa memang benar-benar sudah indah, pasirnya yang putih begitu indahnya, sunset dan sunrise yang bisa kita jumpai disana. Begitu juga dengan snorkling and diving. Kita bisa melakukannya, tentunya ada cash tersendiri guys. Tapi kalo kalian pengen semua itu. Snorkling, diving, penginapan, makan dan guide ada, dengan seang hati saya bisa membantu loo..
Sekalian promosi boleh dongg..
Sini yang penge pergi ke KARIMUN JAWA selama akhir pekan. Sabtu minggu, full sevice. Dari tiket PP, makan, tempat tinggal, tour guide, sewa kapal, snorkling dan diving, kalian cukup menyiapkan ung 800k saja, maka semua itu sudah terkabul guys !! kalian bisa pergi dan pulang inshaAlloh selamat selalu, aamiin. Hibungi nomer ini kalo mau paket wisata ke karimun awa yaaa.. (CP:089661666427)
Gunung Rinjani adalah salah satu tempat wisata di Lombok yang resmi ditetapkan statusnya sebagai taman nasional, yakni sebuah ekosistem yang dilindungi pemerintah Indonesia dengan karakter hutan hujan pegunungan dan savana.
Luas areal taman nasional ini adalah sekitar 40 ribu hektar. Gunung Rinjani terletak di Pulau Lombok bagian Utara dengan ketinggian 3,726 meter dpl, dan adalah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci.
Gunung Rinjani memiliki kawah yang luas, terdapat sebuah danau kawah yang disebut Danau Segara Anak. Menurut keyakinan masyarakat setempat, jika Danau Segara Anak terlihat luas, maka itu adalah pertanda bahwa usia orang yang melihatnya masih panjang. Sebaliknya jika tampak sempit, maka menandakan orang yang melihatnya berusia pendek. Disarankan untuk melakukan bersih diri dan berjiwa tenang sebelum memandang kembali Danau Segara Anak. Danau ini dapat digunakan juga sebagai tempat memancing.
Yups! Saya pernah kesana, dan itu tingginya 3142 mdpl. Ada 5 pos. Yang saya jelaskan disini lewat jalur pendakian selo, yang treknya paling mudah dan paling landai. Tapi paling jauh juga. Dari gerbang selamat datang pendakian selo hingga pos satu itu adalah jalur yang paling landaii, dan paling mudah, tetapi paling panjang juga guys. Sedangkan dari pos 1 ke pos 2, mulai ada tanjankan yang tajem, tapi belom banyak-banyak amat. Nah. begitu sampe pos 2, lanjut ke pos 3. beeeehhhhh.. itu deket lo, tapi naiknya hampir 90 derajat you know ?!! Waaaa… elok sekali naik keatas sana dengan bawa career yang gedenya sama kayak tinggi badan kitaa,, belom dinginnya itu.. Beeerrr.. Soalnya kita mendaki dimalam hari guys. KIta berangkat jam 12 malem tepatnya. Waaaa… sampai di pos 3 itu lamanya kayak berangkat dari gerbang selamat datang sampe pos 2. Laaaaaamaaaaaaa. Padahal itu deket. Cuma yaitu. Tinggi dan hampir berdiri. Pos 3. Bumi perkemahannya, kita sampe dipos tiga jam 4 pagi, langsung kita pasang tenda, beres-beres dan tidur. UUps. Yang tidur teman-teman sya. Saya tetap terjaga hingga matahari muncul didepan mata. Ya, hingga pukul 6 saya baru tidur, dan yang lain bangun.
Sekitar jam 9 kita mulai perjalanan lagi, yaitu menuju pos berikutnya, tapi, haya sebagian yang melanjutkan perjalanan termasuk saya. Menuju pos 4 atau sabana 1….
Ya, kali ini, naiknya melebihi jalur sebelumnya, dan lebih tinggi, terjal, lincin dan, berdebu. Kita jalan ditebing-tebing guys. Sumpah ! kalo jatoh kalian mungkin gak selamet. Jadi hati-hati yang mau melanjutkan perjalanan atau mau kesana yaa. Tapi cuma setengah jam kita sudah sampai pos 4, atau sabana 1. Dan kata teman saya yang sering muncak, kita termasuk pemula yang cepat juga naik ke sabana 1. Hebat katanya. hahahaa..
Nah.. dari sabana satu, masih ada sabana 2, yang treknya mirip-mirip sama sabana 1, tapi sedikit lebih landai dan sedikit lebih jauh. Langsung saja. PUncak MERBABU. Yaaa.. Kami sampai dipuncaknya guys.. Selamat untuk kamia,
Kami turun ari puncak sampai di bumi perkemahan jam 4 sore guys, kita semua langsung balik turun, dan kalian tau ?? lama perjalanan naik ke bumi perkemahan menempuh 4 jam, sedangkan ketika turun hanya 2 jam kit asudah sampai di basecamp lagi. Huufft. Mau naik itu selalu sulit tapi begitu mudahnya kita turun. Jam 6 sore kita semua sudah sampai di basecamp, istirahan hingga pukul 8, dan kita kembali ke jogja.
Terimakasih merbabu, telah mengajariku untuk selalu melangkah. Ya, melangkahlah walau itu hanya satu langkah. Maka tak terasa puncak sudah ada dihadapanmu. Jangan berhenti untuk melangkah guys… Semangaatttt !!!!
Pulau Berhala bukanlah pulau yang memiliki banyak berhala. Akan tetapi, ini merupakan pulau terluar dari Indonesia dan berbatasan langsung dengan Malaysia. Keindahan alamnya yang eksotik membuat pulau ini seperti “surga” yang tersembunyi.
Pulau Berhala, bukanlah pulau dengan banyak berhala yang menjadi sesembahan para penganut animisme. Pulau ini berbatasan langsung dengan Malaysia yang hanya berjarak sekitar 10 km. Pulau ini terletak sekitar 21 mil dari Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Untuk menuju ke sana, jika dari Medan harus terlebih dulu ke Pelabuhan Sergai yang memerlukan waktu sekitar 2 jam perjalanan darat. Kemudian, melanjutkan perjalanan dengan menumpang perahu nelayan menuju Pulau Berhala yang memakan waktu sekitar 4-5 jam.
Dalam sesi perjalanan ini berdoa saja agar tidak terjadi hujan di laut karena yang ditumpangi adalah perahu nelayan, kalau sudah seperti itu bersiap-siaplah diterjang ombak Selat malaka dan terpaan air hujan. Ya, tentu saja karena tidak ada atap penutupnya dan hanya ada plastik terpal, itu pun panjangnya terbatas.
Tapi, semua hal yang dialami selama perjalanan akan sirna saat sampai di lokasi tujuan. Pulau cantik yang dikelilingi dengan pasir putih dan laut yang berwarna hijau transparan terlihat sangat eksotik. Biasanya kita hanya bisa melihat pemandangan seperti ini di film-film Hollywood, kini itu semua ada di depan mata. Semoga saja Malaysia tidak latah mengklaim pulau ini sebagai kepunyaannya.
Berhubung di Pulau Berhala tidak ada penginapan, wisatawan bisa menginap di mess milik Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dan, di sana juga tidak ada listrik, hanya ada generator listrik sederhana yang dayanya tidak terlalu kuat, hanya cukup untuk lampu dan rumah makan. Saat berada di rumah makan wisatawan tidak diperkenankan untuk men-charge HP. Bingung sudah pasti tapi perlu diketahui di sana juga tidak ada sinyal, jadi jangan harap bisa meng-update status di sosial media ketika berada di sana.
Dalam pulau ini banyak spot-spot yang menarik untuk dijelajahi. Apalagi bagi pecinta snorkeling dan diving, pesona lautnya sangat menggoda. Bahkan bagi yang hobi hiking pun dapat mendaki anak tangga yang berjumlah sekitar 700 untuk mencapai mercusuar. Kalau sudah sampai di puncak tower mercusuar pemadangan alam “surga yang hilang” akan terlihat nyata.
Pulau yang berada di luar Indonesia ini indahnya bukan main. Ada juga pulau kecil dinamai Pulau Nenek oleh para tentara dan pulau ini dan hanya bisa dikunjungi apabila air laut sedang surut. Di pulau Nenek banyak batu-batu besar yang sekilas mengingatkan kita akan pulau Belitong.
Wow, sungguh alam yang sangat indah. Bagi penggemar fotografi, jangan lewatkan kesempatan untuk memburu momen-momen indah di sini. “Aaaah…. Paradise!”